Kamis , September 20 2018
Home / Akademi Bitcoin / Cloud Mining Dan Jenisnya, Keuntungan Serta Resiko
Mengenal Cloud Mining

Cloud Mining Dan Jenisnya, Keuntungan Serta Resiko

Banyak orang menganggap bahwa menambang adalah hal yang sulit dan merepotkan. Penambangan membutuhkan keahlian dibidang TI, dan biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Tetapi saat ini telah berdiri beberapa layanan yang menawarkan beberapa jenis Cloud Mining yang bisa dibeli dengan harga terjangkau. Bagaimana cara mengenal cloud mining yang disediakan oleh vendor tertentu.

Sistem kerja cloud mining sebenarnya sama saja dengan penambangan tradisional lainnya. Hanya saja, mekanisme ini dikelola oleh sebuah badan usaha dalam skala besar. Tentunya membutuhkan biaya operasional tinggi, termasuk beban listrik, perawatan hardware, dan tenaga kerja. Setiap pembeli Hash power tidak lagi dibebani dengan tanggung jawab operasional. Semua pekerjaan itu telah dilakukan pengelola, dan pelanggan hanya duduk manis sambil menunggu hasil setiap bulan.

Cloud Mining Dan Jenisnya

Cloud mining merupakan salah satu tren teknologi komputer yang paling cepat berkembang dan diminati. Mekanisme ini telah memfasilitasi proses penambangan melalui sistem cloud computing. Perusahaan penyedia tentunya akan mengenakan biaya tertentu, tidak berbeda dengan tarif listrik. Penawaran pembelian hashing power biasanya menggunakan kontrak selama 1 sampai 2 tahun. Begitupun, saat ini juga telah ada situs yang menyediakan penawaran kontrak Life Time.

Baca juga: Apa Itu Proof of Work? Begini Cara Kerja Dan Penjelasannya

Penambangan mekanisme cloud pastinya menggunakan algoritma Proof of Work (PoW), dan paling umum menawarkan mining bitcoin. Selain itu, juga ada beberapa kripto yang juga tersedia sebagai pilihan investasi. Diantaranya adalah Bitcoin Cash, Dash, Litecoin dan Monero. Umumnya menawarkan koin yang berharga tinggi sehingga bisa menutupi biaya operasional. Secara umum, ada tiga jenis cloud mining, yaitu:

  1. Hosted Mining, menyewa mesin penambangan yang berada di host provider. Penyewaan rig mining termasuk kedalam kategori ini.
  2. Virtual Hosted Mining, penambangan hosting virtual yang dikelola oleh penyewa dengan cara meng-instal software penambangan. Bisa menggunakan server hosting website untuk menambang cryptonote seperti Monero.
  3. Leased Hashing Power, membeli hashing power secara virtual yang digunakan dalam metode cloud mining saat ini.

Keuntungan Cloud Mining

Bagaimana perhitungan biaya operasional yang dikenakan kepada pelanggan? Biaya operasional akan dipotong langsung setiap hari dari penghasilan penambangan dalam bentuk mata uang fiat, dalam hal ini adalah dolar. Jadi tidak ada tagihan susulan, semuanya dipotong dari hasil penambangan. Pelanggan hanya cukup membayar sekali dengan harga sesuai kontrak.

Baca juga: Koin Yang Bisa Ditambang Smartphone Dan Perangkat Biasa

Berapa nilai keuntungan yang diperoleh pelanggan yang sudah membeli hashing power? Dalam meengenal cloud mining, keuntungan passtinya bervariasi dan tergantung nilai jual bitcoin. Jika bitcoin berada diharga standar, maka keuntungan bisa saja mencapai lebih dari 55%. Selebihnya merupakan biaya operasional, dimana pengguna akan menerimanya setiap hari. Keuntungan lainnya, kita tidak lagi direpotkan dengan mengurus peralatan, maintenance ataupun kerusakan. Dan tentunya, tidak ada suara bising disekitar kita.

Resiko Cloud Mining

Perlu diingat, bahwa sewaktu-waktu kontrak cloud mining bisa saja dibatalkan. Hal ini disebabkan karena fundamental harga pasar bitcoin merosot, sehingga nilai jual tidak bisa menutupi biaya operasional. Kontrak juga bisa saja dibatalkan karena perusahaan terpaksa harus menutup layanan, karena aturan pemerintah setempat.

Banyak yang berpendapat, jika nilai jual bitcoin berada dibawah 5000 dolar AS. Maka perusahaan penambangan cloud berada dalam titik krisis. Perjanjian ini pastinya termuat dalam kontrak, dan kebanyakan pembeli jarang sekali membaca isi kontrak karena isinya sangat panjang. Itulah mengapa kita harus memahami dan mengenal cloud mining lebih jauh sebelum membeli.

Baca juga: Main Game Dapat Bitcoin, Mau? Unduh App Ionomy Studio

Saat ini banyak situs-situs yang menawarkan layanan dari jenis cloud mining diatas. Tetapi perlu diwaspadai, kebanyakan beroperasi sementara dan bisa saja ditutup tiba-tiba tanpa alasan. Atau tidak membayar kepada pelanggannya sesuai kontrak yang disetujui. Beberapa situs yang saat ini masih membayar sesuai kontrak adalah Genesis Mining, CCG Mining, dan Hash Flare.

Sumber: Mengenal Cloud Mining, Jenis, Keuntungan Dan Resiko

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

Perbedaan ICO Dan IPO

Perbedaan ICO Dan IPO, Jangan Pernah Dianggap Sama

Ternyata banyak orang yang salah kaprah memahami tentang ICO yang dianggap sama seperti IPO. Walaupun …