Senin , Desember 10 2018
Home / Akademi Bitcoin / EOSIO, Komponen Penting Ekosistem EOS DApps Dan DPoS
EOSIO

EOSIO, Komponen Penting Ekosistem EOS DApps Dan DPoS

Apa itu EOSIO? EOS adalah salah satu kripto berbasis blockchain pada dasarnya bekerja seperti Ethereum. EOSIO merupakan Main Net EOS yang dirilis Juni 2018 untuk pengembangan aplikasi blockchain. Setelah pemegang mendaftarkan token swap pada Juli 2018 lalu, ini menandai berakhirnya penggunaan token ERC20. Kripto ini dikenalkan oleh Dan Larrimer, seorang yang juga mengenalkan Steemit dan BitShares melalui proyek ICO 26 Juni 2017. EOS memiliki kemampuan untuk melakukan hal secara paralel, kecepatan transkasi yang lebih cepat dan lebih banyak skalabilitas.

Konstitusi EOS meliputi seperangkat aturan yang disetujui komunitas yang terkait dengan setiap blok yang ditambang. Blockchain ini memungkinkan untuk mengembangkan jaringan lebih lanjut, pengembang bisa membangun aplikasi pada sistem. Setiap orang hanya perlu memiliki koin EOS agar bisa klaim sumber daya server sekaligus menggunakan blockchain EOSIO.

EOSIO Main Net

Sistem operasi EOS terletak pada host server, aplikasi yang berjalan pada OS terdesentralisasi akan menciptkan komunikasi satu sama lain. Selain itu, juga berfungsi sebagai Firewall yang akan mengamankan jaringan blockchain. Dalam pengggunaannya, aplikasi EOS menggunakan fungsi umum seperti kata sandi, antarmuka, dan manajemen database. Aplikasi bekerja sebagai pustaka yang membuat pengembangan lebih cepat dan aman.

Dari sistem ini, EOSIO memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi blockchain dengan mudah. Sebagian besar pengguna bahkan bisa saja tidak mengetahui bahwa sistem berinteraksi dengan EOS karena transparansi. Salah satu pesaing EOSIO adalah Ethereum, dimana pengguna harus membayar setiap transaksi. Sementara EOS tidak mengenakan biaya disetiap transaksi, sehingga bisa meningkatkan adopsi.

Diawal pendirian, EOS membuka ICO menggunakan token ERC20 sebagai bukti kepemilikan. Seluruh token EOS didistribusikan kepada publik dimulai pada 26 Juni 2017 dan berakhir pada 1 Juli 2017. ICO ini telah berhasil mengumpulkan dana sebesar 4 miliar dolar. Dan Block One telah berkomitmen untuk menginvestasikan dana 1 Miliar dolar dalam proyek EOSIO.

Seluruh pemegang token EOS harus berpartisipasi dalam token swap, sebagai bentuk konversi menjadi EOS. Token swap ini telah berjalan dan pemegang diharuskan mendaftar sebelum 2 Juni 2018. Jika pemegang tidak mendaftarkan token EOS ERC20, maka tidak akan dihubungkan dengan EOSIO Main Net. Metode ini membatasi agar token EOS tidak bisa dipindahtangankan.

Baca juga: EOS, Blockchain 3.0 Pesaing Ethereum Diluncurkan Juni 2018

EOSIO dianggap sebagai komponen penting dari ekosistem EOS, yang dikelola dengan bukti Delegated Proof of Stake (DPoS). Tidak ada penambangan bersifat fisik seperti bitcoin, koin dicetak dengan metode staking. DPoS telah diuji pada sistem Steemit yang bisa menangani ribuan transaksi perdetik.

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

Perbedaan ICO Dan IPO

Perbedaan ICO Dan IPO, Jangan Pernah Dianggap Sama

Ternyata banyak orang yang salah kaprah memahami tentang ICO yang dianggap sama seperti IPO. Walaupun …