Kamis , Agustus 16 2018
Home / Blockchain / Blockchain Universitas Pertama Dunia Segera Dirilis Oxford
Blockchain Universitas

Blockchain Universitas Pertama Dunia Segera Dirilis Oxford

Kabar bagus dari kalangan universitas yang berencana membangun blockchain pertama dunia yang fokus untuk kampus. Sekelompok profesor Oxford sedang mencari dukungan kuat Uni Eropa untuk membangun Blockchain Universitas pertama di dunia. Informasi ini diterbitkan melalui email yang dibagikan kepada Cointelegraph pada 14 Juni 2018.

Menurut informasi yang diterima, desain proyek secara geografis agnostik. Dengan maksud memprioritaskan komunitas akademis tanpa batas untuk hubungan lokal ataupun nasional. Bagaimana jika universitas menerapkan blockchain? Tentunya akan tercipta transparansi, tidak ada manipulasi nilai yang saat ini sering terjadi.

Dengan adanya sistem terdesentralisasi, bisa saja mendorong pertumbuhan blockchain di universitas lain. Tidak hanya sebagai penyimpanan data, tetapi anntinya blockchain juga sangat berperan untuk penelitian dan pengembangan struktur. Jika sistem ini berjalan lancar, maka blockchain universitas menjadi yang pertama didunia mendukung pendidikan tinggi.

Wolf, Blockchain Universitas Pertama Dunia

Menurut tim akademisi Woolf Development yang dipimpin oleh Joshua Broggi dari Fakultas Filsafat Oxford. Rencana pembangunan blockchain dan smart contrack bisa membantu untuk mendemokrasikan struktur tradisional pendidikan tinggi. Blockchain University yang rencanakan akan mengadopsi Oxbridge tradisional dan struktur perguruan tinggi. Tentunya sistem ini akan terfokus pada modul individual dan tutorial akan disediakan untuk siswa.

Universitas yang dilengkapi dengan blockchain diharapkan bisa mengatasi berbagai masalah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi universitas di seluruh dunia, termasuk biaya pendidikan yang sangat tinggi. Juga birokrasi dan biaya administrasi, pengajaran akademik yang sulit dan kekurangan finansial. Kelebihan lainnya bisa digunakan untuk mencegah siswa memalsukan catatan akademis. Tentunya dengan kontrak cerdas yang mengotomatisasi kehadiran siswa, kredit, dan pengiriman makalah akademis.

Wolf menggunakan blockchain untuk menegakkan aturan terhadap peraturan. Mereka menawarkan tingkat keamanan data yang tinggi, sehingga regulator memiliki kepercayaan untuk kegiatan pengajaran global dengan akreditasi di Eropa. Jadi, siswa di Madras dengan dosen di New York bisa mendapatkan gelar EU Woolf.

Baca juga: Microsoft Dan Ardents Bangun Supply Chain Berbasis Blockchain

Perguruan tinggi pertama Woolf, Ambrose, merencanakan peluncuran blockchain universitas pada tahun ini. Biaya yang diusulkan berkisar 400 dolar AS per tutorial atau 19,200 dolar AS per tahun diluar beasiswa. Akademisi yang terlibat menekankan bahwa blockchain merupakan kunci untuk menyelesaikan program studi penuh.

Baca juga: Smart Contract, Mengenal Kontrak Cerdas Dan Manfaatnya

Token WOOLF berbasis ERC20 masih pre-mined, ini akan digunakan untuk berbagai fungsi. Termasuk untuk membiayai kuliah, anggaran universitas, pengembangan proyek internal. Tata kelola universitas dilengkapi pemungutan suara gratis dan sebagai anti-spam. Sebelum adanya proyek ini, universitas Swiss Lucerne juga memberlakukan pembayaran Bitcoin untuk biaya sekolah. Tetapi bukan berbasis blockchain penuh yang dikelola universitas, hanya menerima pembayaran dalam bentuk kripto.

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

Pembangkit Listrik HHO, Oxy-Hydrogen

Pembangkit Listrik HHO WPP Energy, Bisa Mobile Dimana Saja

Energi ramah lingkungan tampaknya akan menjadi hal utama dimasa mendatang. Untuk memenuhi kebutuhan listrik, umumnya …