Kamis , Agustus 16 2018
Home / Blockchain / Microsoft Dan Ardents Bangun Supply Chain Berbasis Blockchain
Microsoft Dan Ardents

Microsoft Dan Ardents Bangun Supply Chain Berbasis Blockchain

Kabar bagus datang dari Microsoft yang berencana membangun sistem blockchain. Dibalik rencana ini, Microsoft menggandeng Ardents untuk membangun supply chain berbasis blockchain. Ardents, perusahaan provider yang dikenal sebagai salah satu penyedia tracking solution. Untuk meningkatkan kualitas sistem yang dibangun, Microsoft dan Ardents menciptakan solusi baru blockchain dengan kecerdasan buatan (AI).

Informasi ini dipublikasikan melalui Food Engineering yang terbit pada 14 Juni 2018. Disebutkan bahwa blockchain baru ini dikenal dengan nama Ardents NovaTrack yang sempat dipresentasikan di Viva Tech 2018, Paris. Blockchain ini menawarkan penelusuran dan keterlihatan end to end. Sehingga sangat memungkinkan pengguna untuk melacak satu produk tunggal kedalam sebuah kasus.

Blockchain Microsoft Dan Ardents

Awalnya, sisten dirancang untuk industri farmasi guna memerangi distribusi obat-obatan palsu. Tetapi para pengembang justru ingin mengembangkan blockchain yang lebih bermanfaat dan tentunya bernilai tinggi di pasar kripto. Sejauh ini, pasar blockchain mulai dikembangkan berbagai vendor untuk menciptakan platform berkelas dan memudahkan pengguna. Terutama membangun sistem yang dirancang agar terfokus pada satu bisnis tersendiri.

Ardents NovaTrack dikenal telah mengembangkan teknologi berbasis blockchain AI, IoT dan fungsi serialisasi. Kecerdasan buatan dilatar belakangi oleh Microsoft Learning dan Business Intelligence. Menurut Christophe Devins, pendiri dan CEO Adents, aliansi dengan Microsoft untuk mengembangkan Adents NovaTrack secara bersama. Mereka menawarkan identifikasi unit berbasis blockchainuntuk berbagai industri di seluruh dunia.

Kunci dari blockchain Microsoft Dan Ardents mengembangkan serialisasi dan penelusuran yang ditingkatkan oleh teknologi Microsoft Azure Cloud. Sehingga nantinya akan memberikan layanan transparan kepada klien melalui blockchain dengan aman. Diharapkan, teknologi ini akan menerobos pasar dunia, dimana berbagai perusahaan supply chain saat ini masih banyak yang menggunakan sistem tradisional.

Menurut Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), sekitar 10 persen produk farmasi yang dijual di seluruh dunia dan 2,5 persen impor global adalah palsu. Menurut penelitian yang berbasis di AS, platform blockchain dirancang untuk melacak dan melindungi data farmasi. Dalam proyek tersebut, teknologi blockchain akan digunakan untuk memverifikasi dan memvalidasi seluruh supply chain.

Sebelumnya, ada beberapa perusahaan raksasa yang juga tengah mempersiapkan blockchain untuk mendukung bisnisnya. Salah satunya perusahaan ritel Walmart asal AS, mereka mempersiapkan sistem blockchain untuk bisnis makanan. Perusahaan ini mencari pemasok blockchain yang berguna untuk mengurangi limbah. Selain itu, blockchain juga akan meningkatkan manajemen dan transparansi kontaminasi.

Baca juga: Fujitsu Blockchain Retail Diluncurkan Untuk Reward Konsumen

Kemudian, perusahaan kargo Swissport juga menyatakan rencana untuk meluncurkan program blockchain untuk kargo. Juga ditujukan untuk mengembangkan platform open source supply chain. Beberapa minggu yang lalu, Fujitsu juga mengumumkan sistem reward konsumen berbasis blockchain. Sistem ini berguna untuk meningkatkan penjualan dengan cara pemberian reward yang ditukarkan melalui toko tertentu.

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

Blockchain Microsoft Azure

Blockchain Microsoft Azure Kerjasama Dengan Startup Asia

Microsoft tampaknya semakin giat ikut mengembangkan teknologi blockchain yang saat ini membutuhkan daya komputasi tinggi …