Selasa , Agustus 14 2018
Home / Blockchain / Perkembangan Stellar 2018, Sertifikasi Blockchain Syariah
Perkembangan Stellar 2018

Perkembangan Stellar 2018, Sertifikasi Blockchain Syariah

Stellar tidak hanya mengembangkan proyek jangka panjang koin pertamanya, Lumens (XLM). Blockchain ini terus berusaha meningkatkan kualitas ditengah pasar yang sedang ramai. Persaingan koin dan token bernilai kecil kini semakin banyak bermunculan, dan perkembangan Stellar Lumens di pasar crypto ditahun ini dikejutkan dengan beberapa info menarik.

Salah satu perkembangan Stellar adalah dengan mendobrak pasar negara-negara Islam. Shariyah Review Bureau (SRB), sebuah lembaga penasehat syariah internasional terkemuka yang mengantongi lisensi Central Bank Bahrain. Baru-baru ini telah memeriksa kemampuan dan aplikasi Stellar yang memungkinkan penyebaran teknologi ke lembaga keuangan Islam.

Perkembangan Stellar, Blockchain Syariah Pertama

Stellar lulus dalam pemeriksaan ini, dan merupakan blockchain pertama yang mengantongi sertifikat syariah dalam bidang transfer uang ataupun tokenisasi. Stellar dikenal sebagai platform open source yang diperuntukkan pembayaran terdistribusi. Sertifikat ini dipublikasikan langsung dari public release Stellar pada 17 Juli 2018.

Dengan adanya sertifikasi, diharapkan ekosistem Stellar bisa meningkat, terutama di wilayah yang membutuhkan aturan dan prinsip pembiayaan Islam. Siapapun yang berada diwilayah yang mayoritas dihuni penduduk Islam, termasuk Asia Tenggara, bisa menggunakan aplikasi yang didukung oleh jaringan Stellar berbasis syariah.

Baca juga: Stronghold USD, Kripto Stabil Berbasis Blockchain Stellar

Kemitraan Stellar dengan SRB akan membantu mengembangkan ekosistem Stellar di beberapa daerah. Khususnya wilayah yang membutuhkan layanan keuangan dengan mengharuskan mengikuti aturan-aturan keuangan Islam. Sertifikasi ini sangat berguna dalam mengembangkan jaringan, mengintegrasikan teknologi Stellar kedalam produk syariah.

Dalam beberapa bulan kedepan, anggota Stellar Development Foundation akan melakukan pertemuan dengan lembaga keuangan global. Pertemuan ini berencana untuk mengenalkan teknologi Stellar yang sudah mendapatkan sertifikasi syariah untuk kegiatan keuangan Islam.

Sebelumnya juga ada kripto yang mendapatkan sertifikasi syariah. Tetapi sertifikasi ini untuk token utilitas, bukan blockchain. NoorCoin telah memiliki sertifikat syariah yang keluar pada Maret 2018 lalu. Ini merupakan token crypto pertama yang bersertifikat syariah.

Baca juga: Pembangkit Listrik HHO WPP Energy, Bisa Mobile Dimana Saja

Kemudian pada bulan Juni lalu, IncuBlock asal Korea Selatan telah menandatangani MoU dengan komite penasihat pemerintah Malaysia untuk mengembangkan teknologi blockchain berdasarkan hukum syariah. Walaupun kripto ini telah mendapatkan persetujuan secara syariah, tetapi blockchain tidak mendapatkan sertifikasi syariah. Perkembangan Stellar di pertengahan tahun ini cukup membuat perhatian besar, terlebih target pasar berada di Timur Tengah dan Asia Tenggara.

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

Stronghold USD

Stronghold USD, Kripto Stabil Berbasis Blockchain Stellar

Kripto yang satu ini memang dianggap sebagai koin masyarakat yang bisa dimiliki siapapun. Dari segi …