Senin , Desember 10 2018
Home / Kripto / 2 Cara Investasi Litecoin Yang Menguntungkan Dan Aman
Cara Investasi Litecoin

2 Cara Investasi Litecoin Yang Menguntungkan Dan Aman

Di dunia kripto, ada banyak pilihan investasi koin yang menguntungkan. Salah satunya adalah Litecoin (LTC), kripto pertama yang lahir dari Bitcoin. Harga LTC memang tidak sebesar ETH, tetapi prospek Litecoin dianggap sangat menjanjikan untuk dijadikan investasi jangka panjang. Bagaimana cara investasi Litecoin yang aman dan menguntungkan?

Litecoin merupakan mata uang kripto peer-to-peer sekalgus sebagai open source yang dirilis di bawah lisensi MIT/X11. Pembuatan dan transfer koin berdasarkan pada protokol kriptografi dan terdesentralisasi. Charlie Lee, sang penemu LTC merilisnya melalui open-source yang tersimpan di GitHub pada 7 Oktober 2011, main Net online pada 13 Oktober 2011.

Baca juga: Upgrade Bitcoin Core Ditengah Pasar Yang Sedang Lesu

Litecoin memiliki waktu pembangkitan blok yang lebih cepat 2,5 menit dibandingkan dengan Bitcoin. Peningkatan jumlah koin maksimum, dan menggunakan algoritma hashing Scrypt. Sejak dahulu, penambangan LTC sudah berlangsung dan koin ini beredar dipasar mengiringi Bitcoin. Litecoin sering disebut koin perak yang selalu menyusul dibelakang ketenaran Bitcoin.

Cara Investasi Litecoin

Saat ini, ada dua cara investasi Litecoin yang paling umum dilakukan. Investasi ini tidak bisa dikerjakan untuk jangka pendek, melainkan untuk jangka panjang. Atau setidaknya investasi dalam beberapa bulan kedepan. Kedua cara berikut bisa dijadikan panduan untuk berinvestasi:

1. Menambang Litecoin

Kebanyakan orang menganggap bahwa menambang Litecoin jauh lebih menguntungkan dibandingkan membeli dan menyimpannya dalam waktu yang lama. Tetapi dalam penambangan, kita dituntut harus mengetahui teknis dan cara kerja perangkat yang digunakan. Walaupun pengetahuan ini sedikit, setidaknya bisa mengoperasikan sistem dan mengatasi jika terjadi masalah.

Baca juga: 7 Motherboard Mining Terbaik Menambang Cryptocurrency

Penambangan Litecoin berbeda dengan Bitcoin. LTC menggunakan algoritma Script dan lebih cepat 2,5 menit dalam pembuatan block. Saat ini penambang telah menggunakan perangkat ASIC yang jauh lebih cepat dan bertenaga dibandingkan dengan GPU. Bukan berarti GPU tidak powerful, tetapi butuh biaya lebih banyak agar bisa bersaing dengan ASIC.

2. Membeli Litecoin Di Bursa Kripto

Cara ini jauh lebih praktis dibandingkan dengan menambang LTC. Penambangan LTC memang membutuhkan biaya lebih banyak, dan perangkat yang digunakan juga memerlukan perawatan ekstra. Berbeda dengan trading, kita membeli LTC di bursa, kemudian menyimpannya dalam jangka waktu yang lama. Dan nilai koin juga tidak ditentukan, bisa saja cara investasi Litecoin dimulai dari 100 ribu rupiah.

Penambangan dan trading juga memiliki resiko yang sama. Ketika harga Litecoin turun, tentunya tidak menghasilkan profit yang diinginkan. Tidak perlu khawatir, karena harga akan terus naik dan turun sepanjang waktu. Yang perlu dilakukan adalah menahan (Hold) koin dalam jangka waktu lama.

Baca juga: Prediksi Harga Litecoin Naik 140 Persen Pertahun

Jika semua pemilik melakukan Hold koin, maka pasar akan sulit mendapatkan peredaran koin. Nah, kalau sudah sulit mendapatkan koin, harga pasti akan naik. Cara investasi Litecoin seperti inilah yang dianggap menguntungkan, bukan menjualnya ketika harga sedang turun. Permasalahannya,… kebanyakan trader sering panik ketika harga Litecoin meluncur kebawah.

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

Prediksi Harga Litecoin

Prediksi Harga Litecoin Naik 140 Persen Pertahun

Perdagangan Litecoin (LTC) tidak bisa dipandang sebelah mata sejak booming kripto akhir Desember 2018. Koin …