Selasa , Oktober 16 2018
Home / Kripto / Mengenal Koin Monero (XMR) Yang Mudah Ditambang
Koin Monero (XMR)

Mengenal Koin Monero (XMR) Yang Mudah Ditambang

Koin kripto yang satu ini sudah tidak asing lagi, namanya dikenal karena paling mudah ditambang dan nilai jual cukup tinggi. Koin Monero (XMR) adalah cryptocurrency open-source, rilis pada April 2014 yang awalnya didirikan fokus pada privasi dan desentralisasi. Platform ini berjalan pada sistem Windows, macOS, Linux, Android, iOS, dan FreeBSD. Blockchain Monero menggunakan buku besar umum untuk mencatat transaksi, dan koin baru dibuat melalui proses penambangan.

Monero awalnya diluncurkan oleh pengguna forum Bitcointalk (thankful_for_today) dengan nama awal BitMonero. Lima hari kemudian, pendukung mata uang memilih nama yang disingkat menjadi Monero. Koin Monero dibangun atas dasar protokol CryptoNote, diluncurkan oleh Nicolas van Saberhagen pada Oktober 2013.

Koin Monero (XMR)

Sampai saat ini, Monero fokus pada privasi sehingga sering digunakan oleh orang-orang yang menghindari penegakan hukum. Atau tidak ingin transaksi yang dilakukannya diketahui oleh orang lain. Tidak seperti cryptocurrency lainnya yang merupakan turunan dari Bitcoin, Monero dibangun dari algoritma CryptoNight, yang berasal dari protokol CryptoNote. Dengan memberikan tingkat privasi tinggi, Monero diperdagangkan oleh berbagai kalangan diseluruh dunia.

Monero memang berbeda dari cryptocurrency publik-ledger seperti Bitcoin. Salah satunya, alamat dengan koin yang sebelumnya terkait dengan aktivitas ‘buruk’ bisa masuk daftar hitam. Sehingga koin mereka akan ditolak oleh pengguna lain. Cara kerjanya juga berbeda secara sistematis. Ring signature akan mencampur input si pemberi dengan sekelompok orang lain, sehingga secara eksponensial lebih sulit membuat tautan antara setiap transaksi berikutnya.

Selain itu, ada juga stealth address (alamat siluman) yang dihasilkan untuk setiap transaksi. Sehingga Monero tidak mungkin alamat tujuan yang sebenarnya ditemukan orang lain disetiap transaksi. Alamat ini hanya diketahui oleh pengirim dan penerima. Mekanisme ‘ring secret transactions’ mampu menyembunyikan berapapun jumlah yang ditransfer.

Kelebihan lainnya, koin Monero dirancang resisten atau tahan terhadap penambangan ASIC. Koin ini hanya bisa ditambang dengan perangkat keras seperti prosesor x86, x86-64, prosesor ARM pada smart phone, dan melalui GPU. Semua orang bisa saja menambang Monero hanya dengan menggunakan smart phone ataupun laptop.

Nah, bagi kalian yang memiliki komputer tua atau laptop biasa, tetapi masih sering digunakan. Ada baiknya jika digunakan untuk menambang Monero, dan tentunya tidak menggangu pekerjaan. Penambangan koin Monero bisa diatur penggunaan resource, jika digunakan dalam bekerja maka cukup gunakan 1 core. Sama seperti Electronero (ETN) yang juga merupakan pengembangan dari Monero dan BCN.

Sumber: Koin Monero (XMR)

About DCoin

DCoin diterbitkan oleh crypto blogger, penambang kecil, pemerhati junior, sekaligus memperkenalkan teknologi blockchain kepada publik. Trik dan tips mining PoW dan PoS, dan strategi perdagangan kripto. Ikuti terus ulasan kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren kripto, dan bagaimana menciptakan ekosistem blockchain menjadi positif untuk masyarakat luas.

Baca Juga

5 XMR Mining Software

5 XMR Mining Software Pendongkrak Penambangan CryptoNight

Mudahnya menambang koin Monero (XMR) membuat banyak orang tertarik untuk mendapatkan dari perangkat yang dimiliki. …